Faisal Halim Akhirnya Muncul ke Publik Setelah Serangan Air Keras yang Menimpanya

Pasca serangan air keras yang dialaminya pada Mei 2024, pesepakbola Malaysia, Faisal Halim, akhirnya muncul di hadapan publik pada Kamis, 13 Juni 2024.

Sebagai pengingat, setelah serangan air keras yang dialami, pemain sayap Selangor FC itu menderita luka bakar derajat empat di leher, bahu, tangan, dan dadanya.

Dijuluki “Mickey,” pemain populer berusia 26 tahun ini menghabiskan tiga minggu di rumah sakit dan menjalani beberapa operasi untuk luka bakarnya.

Tidak Bisa Memeluk Putra Tercinta

Luka bakar di lengan dan wajah yang diakibat serangan asam oleh pelaku yang tidak dikenal membuatnya sulit menunjukkan kasih sayang kepada putranya.

“Saya sangat dekat dengan putra saya. Setelah kejadian ini, saya harus lebih dari sebulan tidak bisa memeluknya,” kata Faisal dalam konferensi pers di Selangor Football Training Centre.

“Ini adalah hal sederhana, tetapi saya tidak bisa melakukannya. Anak saya tidak bisa merasakan kasih sayang ayahnya. Saat saya pulang ke rumah setelah menyelesaikan perawatan, saya masih tidak bisa memeluknya karena luka-luka saya yang belum sepenuhnya sembuh.”

“Hanya sekitar empat atau lima hari yang lalu saya akhirnya bisa memeluknya.”

Faisal Halim berlinang air mata saat berbicara kepada wartawan di konferensi pers pertamanya setelah peristiwa penyiraman air keras yang dialami pemain Selangor FC tersebut.

“Harapan saya adalah kembali ke lapangan dalam satu hingga dua bulan ke depan, meskipun dokter mengatakan bisa memakan waktu hingga enam bulan.”

Dia menambahkan: “Saya bersedia kembali berlatih ketika dokter memberi saya lampu hijau.”

Bekas luka terlihat di sisi kiri kepala dan wajahnya. Dia juga tampak kurus dan gerakan fisiknya terlihat lebih lambat.

Sebanyak selusin pengawal bertubuh besar mengenakan pakaian hitam mengawalnya masuk ke dalam konferensi pers.

Faisal tidak menjelaskan alasannya, tetapi mengatakan bahwa “saat ini saya berada di tempat persembunyian rahasia” bersama keluarganya, dengan harapan “saya segera bisa bebas dan tidak perlu bersembunyi lagi.”

Dua orang ditangkap setelah serangan itu, tetapi keduanya dibebaskan tanpa dakwaan. Tidak jelas apa yang menjadi motif di balik serangan tersebut.

Sempat Ingin Gantung Sepatu

Faisal sempat berpikir untuk gantung sepatu dan mengatakan bahwa kekuatannya berasal dari keluarganya.

“Awalnya, saya mempertimbangkan untuk kembali ke kampung halaman dan meninggalkan sepak bola,” tambahnya.

“Saya tidak keberatan meninggalkan gaji puluhan ribu, asalkan keluarga saya dan saya aman.

“Tapi tim memastikan bahwa keluarga saya akan dijaga, itu yang membuat saya bertekad untuk pulih dan kembali ke lapangan.”

Kasus Faisal adalah yang paling serius dan terkenal dari serangkaian kejahatan terhadap empat pemain sepak bola papan atas Malaysia pada bulan Mei.

Insiden-insiden tersebut diyakini tidak saling terkait.

Faisal adalah pemain internasional Malaysia yang mapan, di mana gol penyama kedudukannya melawan Korea Selatan pada bulan Januari terpilih sebagai gol terbaik di Piala Asia.

“Saya rindu sepak bola,” katanya.

Musim sepak bola domestik Malaysia dijadwalkan dimulai pada 10 Mei dengan pertandingan pembuka antara Selangor, tim Faisal, dan juara Liga Super Johor Darul Takzim.

Selangor mengundurkan diri dengan alasan “serangkaian insiden kriminal dan ancaman terbaru”, tetapi liga tetap dimulai keesokan harinya dengan pengamanan ketat.